Sejarah Sekolah

13023339_707050086064587_1768278308_nAwal berdirinya SMA Negeri 1 Wanasaba pada Tahun 2004 pertama kali menempati gedung SMPN 1 Wanasaba  selama 2 tahun yang berada di Desa Mamben daya, Seiring dengan berjalanya waktu SMAN 1 Wanasaba Pindah lokal ke Desa Wanasaba  (Belakang kantor Camat Wanasaba) Pada tahun 2006 dengan awal Jumlah lokal 5 Gedung tempat belajar dengan SK Pendirian 188.45/262/PDK/2006. Dengan perkembangan yang begitu cepat SMAN 1 Wanasaba sekarang sudah memiliki gedung yang cukup representatif diantaranya : ruang belajar, ruang Kepsek, ruang Guru, Ruang TU, dan Sejumlah Ruangan untuk kepenetingan akademik. Untuk menunjang peroses Belajar dan Mengajar  SMAN 1 Wanasaba memiliki sekitar 50 Tenaga pendidik baik PNS maupun Tenaga Honorer dan 15 Tenaga Kependidikan. Hingga saat SMAN 1 Wanasaba memperoleh Akreditasi A (Sangat Baik) Pada tahun 2015. SMAN 1 Wanasaba menempati lokasi yang berada di Jln.Raya Mataram-LB.Lombok KM.58 Wanasaba Kabupaten Lombok Timur NTB dan merupakan gedung milik sendiri.

Dari awal berdirinya SMAN 1 Wanasaba pada tahun 2004 bahwa pimpinan sekolah sering mengalami pergantian diantaranya:

NO

NAMA PRIODE TUGAS

Keterangan

1. Drs. Sudarmin

 

2004 – 2005 PLT
2.

L.Ahmad Qudsi, S,Pd (ALM)

 

2005 – 2006 PLT
3. Sabardin, S.Pd,.MM

 

2006 – 2008 Definitif
4.

Drs.Muh.Suruji

Muhammad-Suruji

2008 – 2008 PLT
5.

Drs.Marzuki,SH.,M.AP

DSC00015

2008-2011 Definitif
6.

Subhan,S.Pd

2012-01-19 08.32.09

2011-2015 Definitif
7.

Rus’an Hayyi,S.Pd

13149895_1726107497643187_2065418211_n

2015- Sekarang Definitif

Keadaan Lingkungan sekitar sekolah cukup kondusif untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan belajar mengajar serta kegiatan-kegiatan sekolah lainnya. Beberapa keadaan dimaksud antara lain:

  1. Letak sekolah 50 meter dari jalan provinsi, sehingga mudah dijangkau baik dengan jalan kaki, kendaraan pribadi maupun angkutan desa
  2. Adat istiadat dan agama yang dianut penduduk sekitar Sekolah merupakan suku asli (Suku Sasak) dan beragama Islam yang merupakan suku dan agama mayoritas daerah, sehingga komunikasi penduduk/masyarakat dengan sekolah sangat mudah dan lancar.
  3. Letak sekolah Tidak Jauh dari pusat pemerintahan kecamatan dan desa sehingga informasi dan komunikasi dengan lembaga atasan lebih cepat terutama dengan UPTD Pendidikan .
  4. Udara di sekitar sekolah cukup memenuhi standar kesehatan, karena disekitar sekolah daerah pertanian.
X

Pin It on Pinterest

X