Dinas Pariwisata NTB Gelar Museum Masuk Sekolah

LOMBOKINI.com, Lotim, Semarak dan antusias para siswa dari berbagai Sekolah SMA dan sederajat di Kec.Wanasaba menyambut program Musium Masuk Sekolah yang dipusatkan di SMAN 1 Wanasaba tersebut.Saat dikunjungi para awak media pada pembukaan acara, Rus’an Hayyi, S.Pd Kepsek SMAN 1 Wanasaba menyatakan menyambut baik Program Musium Masuk Sekolah dan akan terus mensuport kegiatan kegiatan seperti ini yang bertujuan agar anak didiknya lebih mengenal budaya dan kearifan lokal serta menambah wawasan terhadap khasanah budaya yang semakin memudar karena peradaban teknologi modern. ungkapnya.

Berbagai acara yang disuguhkan para siswa dalam memeriahkan Musium Masuk Sekolah tersebut berbagai kegiatan budaya diperagakan siswa didepan tamu undangan dan peserta didik diantaranya permainan selodor, egrang, menyusun gerabah, serta ceramah permusiuman dan beranekaragam kegiatan lainnya menambah semarak acara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Dinas Pariwisata UPT.Musium Negeri NTB melalui Kasi Koleksi dan Bimbingan Edukasi Lalu Juhamdi mewakili rombongan dalam pidatonya menegaskan bahwa Musim Masuk Sekolah kali ini, SMAN 1 Wanasaba ditunjuk sebagai tuan rumah tujuan digelarnya acara tersebut agar anak didik lebih mencintai budaya dan kearifan lokal dan segala situs sejarah sebagai warisan budaya asli yang tentunya dipaparkan oleh sarjana dibidang sejarah paparnya. Inti dari rutinitas tahunan yang digelar oleh Dinas Pariwisata tambah Lalu Juhamdi melihat Budaya lokal yang hampir punah di zaman yang serba digital.

Harapan kami Kepada semua satuan kerja pendidikan khususnya para peserta didik dengan program Musium Masuk Sekolah untuk peserta didik untuk mengedepankan nilai moral dan etika dan meningkatkan nilai persaudaraan dan sejarah asli indonesia pada umumnya dan budaya lokal paparnya.

Atas antusias semua pihak khususnya kepsek SMAN 1 Wanasaba yang memfasilitasi, kami apresiasi yang mendalam terhadap partisipasinya semoga dengan ajang ini bisa memberikan warna baru pada peserta didik dan berharap pada semua elemen dan satuan kerja pendidikan untuk menjadi pelopor dalam mensosialisasikan dan mencitai sejarah dan budaya lokal yang semakin punah ungkapnya.

Reporter: Jhon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X

Pin It on Pinterest

X